BERITA

Sadar Pemilu Butuh Edukasi Berkesinambungan

Sadar Pemilu Butuh Edukasi Berkesinambungan

Kota Mungkid_ Membentuk kesadaran masyarakat untuk aktif dalam setiap penyelenggaraan pemilu membutuhkan perjalanan edukasi atau pendidikan pemilu yang berkesinambungan , tidak bisa serba instan mendapatkan hasil sebagaimana diharapkan. Apalagi menyasar kawula muda atau pemilih milenial yang sudah sangat lekat dan bergantung dengan  teknologi informasi. Kemudahan mendapatkan segala informasi dimanapun berada dalam waktu singkat membuat kawula milenial  tidak betah bila harus duduk berlama-lama mendengarkan ceramah atau penyampaian materi sosialisasi. Butuh terobosan kreatif untuk menarik minat mereka, seperti pemakaian bahasa gaul atau slang dalam menyampaikan informasi pemilu serta durasi penyampaian pesan yang tidak terlalu panjang.

Hal itu disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang, Dr Suliswiyadi, MAg, saat menemui rombongan KPU Kabupaten Magelang dalam rangka Audiensi pelaksanaan Kegiatan "KPU Goes to Campus Tahun 2020", di ruang Rektorat Kampus 2 Unima, Mertoyudan, Magelang. Rektor Unima juga menyampaikan pihaknya menyambut baik niat KPU Kabupaten Magelang  untuk bersinergi melaksanakan kegiatan pendidikan pemilih bagi pemilih muda. Selama ini  pihaknya juga  sudah bersinergi dengan berbagai pihak dalam beberapa kegiatan yang juga melibatkan mahasiswa secara langsung. Unima juga pernah melakukan kerjasama dengan  KPU Kota Magelang untuk riset perilaku pemilih beberapa tahun lalu. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Unima, Retno Widiyati, menerangkan Unima kini telah menerapkan Program Pengabdian Masyarakat Terpadu ( PPMT) sebagai ganti Mata Kuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Bila KPU Kabupaten Magelang telah mempunyai program kerja terkait pendidikan pemilih di tingkat desa, pihaknya siap bersinergi.Menurut Retno,kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat terkait membangun kesadaran aktif dalam pemilu butuh pelatihan dan pendampingan agar tumbuh kesadaran yang tinggi tentang demokrasi.

Sementara Dwi Endys Mindarwoko,anggota KPU Kabupaten Magelang yang membidangi Divisi SDM dan Pendidikan Pemilih mengatakan kegiatan KPU Goes to Campus merupakan kegiatan KPU kabupaten/kota yang tidak sedang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pemilukada) Tahun 2020, Untuk Jawa Tengah ada 14 KPU Kabupaten /Kota  dari 35 KPU Kabupaten/Kota yang ada. Kegiatan pendidikan pemilih yang menyasar kawulamuda diharapkan dapat berjalan sukses bersinergi dengan kalangan pendidikan tinggi khususnya di Kabupaten Magelang. (***/Medcenter)

 

 

 

 

Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Kabupaten Magelang Tahun 2020, Potensi Pemilih Baru Bertambah 3000an orang

DPB Kabupaten Magelang

Selengkapnya

Wely Wirastomo, pemenang Lelang BMN Pasca Pemilu 2019 Tingkat Kabupaten Magelang

Pemenang Lelang BMN Pasca Pemilu 2019

Selengkapnya

Pengumuman Lelang BMN Pasca Pemilu 2019

Pengumuman lelang BMN Pasca Pemilu 2019

Selengkapnya

Cegah COVID-19, Kantor KPU Disemprot Disinfektan

#KPULawanCovid-19#

Selengkapnya

Pengumuman Lelang Kotak Suara Alumunium dan Surat Suara Pilbup Magelang Tahun 2018

KPU Kabupaten Magelang melalui perantaraan Kantor Perbendaharaan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang akan melakukan lelang kotak suara berbahan alumunium dan surat suara Pilbup Magelang Tahun 2018.

Selengkapnya

Pemilu Serentak Tahun 2019, Pemilu Rumit Nan Kompleks

Kota Mungkid_ Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 dapat dikatakan pemilu rumit nan kompleks. Pemilu Tahun 2019 adalah pemilu serentak yang pertama kali digelasr sepanjang sejarah pemilu di Indonesia. Selama ini masyarakat terlebih dulu memilih wakil rakyat yang akan duduk di lembaga legislatif, Pemilu Serentak Tahun 2019 menjadi magnet yang cukup menarik animo masyarakat, karena mereka harus memilih presiden sekaligus dalam satu waktu di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Selengkapnya